Pengertian Model Pembelajaran TAI dan Langkah-langkahnya

Posted on

Model Pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization) sudah menjadi perhatian para guru dan calon guru di indonesia saat ini. Banyak yang sudah berhasil menerapkan model TAI dalam kegiatan belajar mengajarnya ada juga yang masih belum sempurna dalam menerapkan model pembelajaran ini, sehingga hasil pembelajarannya belum sesuai tujuan yang diinginkan.

Model Pembelajaran TAI

Untuk anda yang saat ini masih asing dengan model pembelajaran Team Assisted Individualization ini silahkan simak pembahasannya berikut ini, agar anda dapat menerapkan model pembelajaran inovatif tai secara sempurna dalam kegiatan belajar mengajar anda di kelas.

Pengertian Model Pembelajaran TAI

Pengertian Model Pembelajaran TAI adalah model pembelajaran yang memadukan keunggulan dari pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual, yang memanfaatkan perbedaan kemampuan setiap individu dengan belajar kelompok.

Model Pembelajaran TAI (team assisted individualization) merupakan sebuah metode pembelajaran kooperatif yang menuntut para siswa untuk bisa bekerja sama dalam satu kelompok.

Tetapi uniknya dalam metode ini akan diberikan suatu pemahaman secara individu bagi siswa yang membutuhkannya bagaimana menjadi pendengar yang baik, bekerja sama dan hal lainnya yang berhubungan dengan kerja kelompok.

Melalui model pembelajaran satu ini diharapkan para siswa akan mengerti bagaimana bekerja secara kelompok sekaligus memahami materi pelajaran lebih baik.

Model Team Assisted Individualization dikembangkan oleh Slavin, Leavy, Kraweit dan Madden sejak tahun 1982 hingga 1985 pada buku Cooperatine Learning: Theory, Research and Practice.

Langkah-langkah Model Pembelajaran TAI

Setelah anda mengetahui pengertian yang jelas tenang model pembelajaran TAI, maka saatnya menyimak beberapa langkah untuk pelaksanaan pembelajaran satu ini.

Langkah pertama guru membentuk kelompok yang berisi sekitar 5 siswa yang kemudian langsung dilanjutkan pemberian pretest yang akan digunakan sebagai tolok ukur dalam mengetahui kelemahan siswa.

Jika semua tahap tersebut telah dilalui maka saatnya pemberian tugas pada kelompok tersebut. Untuk tugas pertama guru akan menciptakan sebuah situasi yang akan membuat kebersihan individu dalam kelompok di pengaruhi atas keberhasilan kelompoknya tersebut.

Ketika tugas pertama telah terlaksana maka saatnya tahap belajar kelompok. Pada tahap ini guru akan memberikan bantuan secara individual bagi siswa yang membutuhkannya sehingga tidak akan membebani kelompoknya.

Tahap selanjutnya guru akan memberikan skor atau penghargaan pada kelompok yang berhasil menyelesaikan tugas dengan baik serta kelompok yang kurang berhasil untuk menyelesaikan tugasnya.

Dengan penghargaan tersebut bertujuan memberikan motivasi bagi para siswanya untuk bekerja lebih baik.

Tahap terakhir maka saatnya guru menyelesaikan masalah yang belum terpecahkan atau memberikan penjelasan secara umum dari materi yang telah di bahas tiap kelompok tadi.

Dengan penjelasan akhir dari guru dimaksudkan memberikan siswa pemahaman yang lebih dalam sehingga tidak keliru nantinya.

Hal terpenting dalam pelaksanaan model pembelajaran TAI yaitu pembebasan berekspresi siswa dan bimbingan guru pada siswa yang belum paham sehingga kerja kelompok akan lebih mudah tanpa membebani siswa dalam kelompok tersebut.

Gravatar Image
Saya adalah seorang guru yang Alhamdulillah sudah tersertifikasi melalui PPG (Pendidikan Profesi Guru), Melalui situs ini saya berusaha berbagi wawasan dengan rekan guru dan segenap akademia tentang hal yang bermanfaat insyaaAllah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *