Model Pembelajaran Role Playing

Pengertian Model Pembelajaran Role Playing dan Langkah-langkahnya

Posted on

Model pembelajaran role playing mungkin masih asing bagi sebagian guru indonesia. Seiring berkembangnya zaman memang semakin banyak jenis model pembelajaran yang ada, dimana hal tersebut tentunya disesuaikan dengan perkembangan zaman agar kegiatan belajar lebih menarik dan efektif.

Model Pembelajaran Role Playing

Nah bagi anda yang mungkin penasaran dengan model bermain peran (role playing) atau untuk anda yang masih kebingungan dengan langkah-langkah penerapan model role playing ini, silahkan anda baca pembahasan berikut ini dengan baik.

Pengertian Model Pembelajaran Role Playing

Pengertian Model Pembelajaran Role Playing (bermain peran) Menurut Santoso (2011), adalah model pembelajaran yang mendramatisasikan dan mengekspresikan tingkah laku, ungkapan, gerak-gerik seseorang dalam hubungan sosial antar manusia. Dengan model Role Playing (bermain peran) siswa berperan atau memainkan peranan dalam dramatisasi masalah/psikologis itu.

Pembelajaran role playing merupakan sebuah pembelajaran di mana siswa diharapkan dapat menguasai materi pelajaran dengan mengembangkan segala imajinasi dan penghayatan yang dimiliki.

Penghayatan tersebut dilakukan siswa dengan memerankan tokoh hidup atau mati yang dilakukan oleh banyak orang.

Dalam pembelajaran ini juga terdapat peraturan juga tujuan yang mana tetap melibatkan unsur kesenangan menurut salah satu tokoh.

Melalui pembelajaran ini akan membuat siswa lebih kuat ingatannya mengenai materi pelajaran yang diajarkan guru disamping tetap menyenangkan bagi siswa.

Langkah-langkah Penerapan Model Pembelajaran Role Playing

Setelah anda mengetahui dengan jelas pengertian model role playing maka sekarang saatnya anda Simak langkah-langkah model pembelajaran role playing berikut ini:

Untuk melaksanakan model pembelajaran bermain peran (role playing) tahap pertama mengharuskan guru menyiapkan skenario dari cerita yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan.

Mengelompokkan siswa menjadi beberapa kelompok dengan anggota sekitar 5 orang, sebelumnya tunjuk beberapa siswa untuk mempelajari skenario dari materi yang akan ditampilkan saat pemberian materi tersebut.

Menguraikan kompetensi yang akan dicapai sebelum memulai pembelajarannya.

Saat itu sebaiknya semua siswa mendengarkan dengan baik agar kompetensi yang ingin dicapai dapat terwujud setelah proses pembelajaran selesai.

Tahap selanjutnya menyuruh semua siswa duduk dengan anggota kelompoknya kemudian siswa yang telah ditunjuk memperagakan skenario yang telah dipelajari.

Jika semua sudah terlewati dan semua kelompok telah memperagakan maka saatnya lembar kerja dibagikan.

Pada tahap ini semua siswa diharuskan mendiskusikan semua penampilan termasuk nilai dan kesimpulan atas penampilan tersebut.

Tahap akhir maka guru memberikan kesimpulan secara umum sekaligus menutup proses belajar di mana dalam evaluasi guru menguji kesimpulan setiap kelompok atas apa yang didapatnya.

Pemberian nilai dan membenarkan kesimpulan dari siswa akan memberikan pemahaman yang lebih baik serta menghindari kekeliruan dalam pemahaman.

Demikian pemaparan uraian mengenail Pengertian Model Pembelajaran Role Playing dan Langkah-langkahnya. Semoga setelah membaca artikel ini sekarang anda dapat mempraktikan model pembelajaran bermain peran atau role playing secara tepat.

Gravatar Image
Saya adalah seorang guru yang Alhamdulillah sudah tersertifikasi melalui PPG (Pendidikan Profesi Guru), Melalui situs ini saya berusaha berbagi wawasan dengan rekan guru dan segenap akademia tentang hal yang bermanfaat insyaaAllah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *