PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM UNTUK SISWA

Model Pembelajaran Paikem

Model Pembelajaran Paikem - Sebenarnya, ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menerapkan model pembelajaran paikem.

Cara untuk melakukan metode PAIKEM bisa mencakup beberapa kegiatan yang biasanya terjadi selama proses belajar mengajar.


Di sa'at yang sama, kemampuan yang seharusnya dikuasai tenaga pendidik untuk menyediakan kondisi kelas yang sebaik mungkin agar bisa dilaksanakan secara efisien dan efektif. Sehingga, metode PAIKEM bisa berjalan secara maksimal.

Gambaran umum tentang model pembelajaran paikem

Secara umum, model penerapan pembelajaran paikem dapat dilakukan dengan beberapa tahap.

Pertama, libatkanlah siswa dalam berbagai macam kegiatan dan aktivitas yang dapat mengembangkan kemampuan dan pemahaman mereka dengan cara menekankan proses pembelajaran melalui tindakan.

Sebagai tenaga pendidik, anda juga dianjurkan untuk menggunakan berbagai macam alat bantu dan juga beberapa cara untuk membangkitkan semangat.

Misalnya, seorang guru bisa menggunakan lingkungan sebagai salah satu sumber untuk belajar dan menjadikannya bahan pembelajaran yang menyenangkan, menarik, dan juga cocok bagi para siswa.

Selanjutnya, guru bisa mengatur kelas dengan cara memajang beberapa buku dan juga bahan belajar yang menarik.

Contohnya, anda bisa menyediakan pojok baca. Setelah dirasa kondusif dan nyaman, anda bisa menerapkan cara mengajar yang lebih interaktif dan juga kooperatif termasuk dengan cara membentuk kelompok.

Model pembelajaran paikem juga bisa diaplikasikan untuk mendorong siswa dalam menemukan cara mereka sendiri ketika memecahkan suatu permasalahan, mengungkapkan gagasan anda, juga keterlibatan para siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif.

Tipe-tipe strategi dalam model pembelajaran paikem

Ketika menerapkan metode paikem untuk mengajar, sudah pasti anda juga memerlukan strategi agar metode ini berjalan dengan baik.


Strategi model pembelajaran paikem yang pertama adalah strategi yang berpusat pada guru atau teacher centre oriented.

Untuk pendekatan yang berpusat pada guru, biasanya menggunakan strategi ekspositori.

Pemilihan strategi ini dilakukan dengan pertimbangan sumber referensi yang terbatas, karakteristik para peserta didik dengan kemandirian yang belum memadai, alokasi waktu yang terbatas, dan juga jumlah peserta didik yang banyak di dalam kelas, jumlah materi yang terlalu banyak.

Dengan menggunakan metode paikem, guru kemudian menyajikan materi dalam bentuk yang sistematis, rapi, dan lengkap sehingga para siswa bisa menyimak dan memahaminya secara teratur dan berurutan.

Strategi yang kedua adalah yang berpusat pada para siswa sebagai peserta didik atau student centre oriented.

Untuk pendekatan ini, discovery inquiry adalah strategi yang tepat dengan beberapa pertimbangan yang meliputi kemandirian yang cukup memadai pada karakteristik para peserta didik.

Sumber alat, referensi, bahan, dan juga media yang mencukupi, jumlah siswa yang tidak terlalu banyak di dalam kelas, materi yang disampaikan tidak terlalu luas, dan juga alokasi waktu yang lebih dari cukup karena tidak dikejar target.

Dalam model pembelajaran paikem, discovery inquiry merupakan cara belajar dengan menemukan dan mencari secara mandiri.

Untuk itu, guru hanya menyajikan bahan atau materi dalam garis besarnya saja dan kemudian memberi peluang kepada anak didik untuk mencari kemudian menemukan sendiri beberapa permasalahan yang disajikan oleh tenaga pendidik

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM UNTUK SISWA Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Andi Pujianto, Spd

0 komentar:

Post a Comment